Bacaan Doa Niat dan Buka Puasa Ramadhan Beserta Artinya

Konten []
    Abiabiz.com - Bacaan doa niat dan buka puasa ramadhan beserta artinya. Puasa ramadhan diawali dengan membaca niat dan diakhiri dengan mengucapkan doa buka puasa untuk membatalkannya. Puasa ramadhan merupakan ibadah puasa wajib yang paling istimewa.

    lafadz bacaan doa niat dan buka puasa ramadhan

    Puasa ini dikerjakan pada tanggal 1 hingga 30 Ramadhan yang disebut juga bulan suci karena pada bulan tersebut, Allah SWT melalui al-quran menyebut akan menutup seluruh pintu neraka, membelenggu iblis dan syaitan serta membuka pintu surga dan pahala yang selebar-lebarnya.

    Dalam Al-Quran, tepatnya surat Al-Baqarah dijelaskan secara gamblang bahwa Allah SWT memerintahkan seluruh umatnya untuk menjalankan ibadah puasa ramadhan, tentu kecuali bagi wanita yang berhalangan.

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

    Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Q.S. Al-Baqarah/2: 183).

    Bacaan Doa Niat Puasa Ramadhan

    niat puasa ramadhan

    Niat puasa ramadhan dilafadzkan mulai dari malam hari sampai sebelum masuk waktu imsak. Biasanya umat Islam akan melafazkan niat puasa secara bersama-sama setelah sholat tarawih dan witir berjamaah di masjid atau mushola.

    Dalam tradisi kejawen, niat berpuasa diucapkan dalam bahasa Arab dan diteruskan dengan mengucapkan artinya dalam bahasa jawa. Begitu pula di daerah-daerah lainnya seperti sunda dan madura, tradisi ini masih sangat kental berjalan.

    Meski niat puasa ramadhan bisa diucapkan kapan saja pada malam hari, namun setidaknya, orang paling sering mengucapkan niat puasa ramadhan pada empat waktu berikut ini.
    • Pertama, setelah sholat tarawih dan witir.
    • Kedua, tepat sebelum tidur.
    • Ketiga, saat bangun sahur sebelum makan.
    • Keempat, saat menjelang masuk waktu imsak dan sholat subuh.

    a. Niat Puasa Ramadhan Beserta Artinya

    Berikut adalah lafadz atau bacaan niat puasa ramadhan dalam bahasa Arab, latin beserta artinya atau terjemahan Indonesia.


    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhona haadzihis sanati lillahi ta'ala.

    Artinya :
    "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

    b. Niat Puasa Ramadhan Dalam Berbagai Bahasa

    Selain dalam bahasa Indonesia, niat puasa ramadhan juga dapat diartikan ke dalam berbagai bahasa daerah masing-masing seperti bahasa Jawa, Sunda, Madura dan Inggris. Berikut terjemahannya.

    Niat puasa dalam Bahasa Jawa: "Niat ingsun puasa ing dina sesuk saking nekani fardhu wulan romadhon ing iki tahun kranten nderek dawuhe Alloh ta'aalaa".

    Niat puasa dalam Bahasa Sunda: "Niat abdi puasa, poe isuk bulan romadhon tahun ieu fardhu karana Alloh ta'aalaa".

    Niat puasa dalam Bahasa Madura: "Niat kauleh apasa ah laggunah hale nekkanin fardlu bulen ramadhan e taon samangken fardhu karana Allaahi ta'aala".

    Niat puasa dalam Bahasa Inggris: I'm fasting tomorrow's intention to perform the fard in the month of Ramadan this year, because Allah Ta'ala.

    Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadhan

    doa berbuka puasa

    Puasa ramadhan boleh dibatalkan apabila sudah masuk waktu sholat maghrib atau ketika matahari sudah tenggelam di barat. Sebelum makan dan minum, terlebih dahulu kita harus membaca doa buka puasa.

    Berikut adalah bacaan lafadz doa berbuka puasa ramadhan dalam bahasa arab, latin beserta artinya atau terjemahan Indonesia.

    للّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

    Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

    Artinya:
    "Ya Allah karena-Mu, dengan-Mu aku beriman, dan hanya kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, atas segala rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."

    Allah SWT tidak menyukai orang yang berlaku tamak dan rakus. Termasuk ketika buka puasa. Oleh karena itu, berbukalah secukupnya, jangan berlebihan. Kalau bisa, berbuka hanya dengan air hangat dan tiga biji kurma atau bisa diganti dengan yang manis-manis.

    Setelah itu, laksanakanlah sholat maghrib terlebih dahulu baru kemudian mengonsumsi makanan yang berat seperti nasi atau roti.

    Itulah bacaan lafadz doa puasa meliputi doa niat berpuasa dan doa buka puasa wajib atau fardhu ramadhan. Sebagai laki-laki, kita tidak boleh meninggalkannya dan sebagai perempuan, tidak boleh mengerjakannya saat haid atau nifas.
    Show comments
    Hide comments