Pengertian Tata Cara Puasa Mutih Ngepel dan Khasiatnya

Konten []
    Abiabiz.com - Pengertian tata cara puasa mutih ngepel dan khasiatnya. Mutih berasal dari bahasa Jawa yang apabila diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah putih. Jadi, tirakat tapa puasa ini berkaitan dengan hal yang berwarna putih. Apa maksudnya?

    puasa mutih ngepel

    Maksudnya adalah makanan yang diperkenankan untuk dikonsumsi adalah makanan yang berwarna putih, yakni nasi. Sedangkan minuman yang boleh diminum adalah air bening, bukan air putih semacam susu atau yang lainnya.

    Oleh karena itu pada saat mengerjakan puasa ini dibutuhkan ketahanan fisik yang sangat kuat, kondisi tubuh yang sehat karena jelas puasa mutih memiliki tingkat level kesulitan yang sangat tinggi dan tidak boleh dikerjakan oleh sembarang orang, apalagi yang sedang sakit.

    Puasa Mutih Ngepel dan Puasa Mutih Lainnya

    Secara garis besar puasa mutih terdiri dari tiga macam yakni puasa mutih umum, murni dan ngepel. Yang akan dibahas di sini adalah puasa mutih ngepel. Dalam bahasa Jawa, ngepel artinya mengepalkan tangan.

    Maksud dari perkataan tersebut adalah puasa mutih ngepel dilaksanakan dengan cara makan nasi putih hanya sekepal tangan pada saat bangun sahur dinihari. Tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang dari itu, kepalan tangannya pun harus kepalan tangan sendiri, tidak boleh milik orang lain.

    Puasa mutih ngepel tergolong lebih sulit dibanding dua jenis puasa mutih lainnya karena porsi makannya lebih sedikit. Bayangkan, puasa mutih murni boleh makan nasi putih saja dengan porsi bebas sedangkan saat puasa mutih umum bisa makan selain nasi namun yang berwarna putih seperti garam dan gula.

    Manfaat dan Khasiat Puasa Mutih Ngepel

    Seperti halnya puasa tirakat kejawen lainnya semacam puasa kungkum dan puasa ngelowong, maka puasa mutih ngepel juga dikerjakan agar pengamal dapat menguasai ajian atau kekuatan supranatural tertentu.

    Contohnya adalah jaran goyang yang dalam bahasa Jawa disebut sebagai ebeg. Ini sangat populer di tanah Jawa dan tidak sembarang orang memiliki kekuatan untuk menguasainya. Selain itu, tapa mutih ngepel juga berfungsi untuk memelajari ilmu lain.

    Ilmu atau pengetahuan yang bisa diperoleh dari menjalankan puasa mutih ngepel antara lain pelet pengasihan, hajat jodoh, kekebalan tubuh, kewibawaan dan kharisma, brajamusti dan islam kejawen calibrating.

    Tata Cara Puasa Mutih Ngepel

    Cara mengerjakan puasa mutih ngepel sangatlah mudah. Ini hampir sama seperti mengerjakan puasa ramadhan yang dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Untuk selengkapnya silahkan simak cara mengerjakan puasa mutih ngepel ini.
    • Pertama, bangun pada pagi hari, cuci muka, membaca niat puasa mutih ngepel yakni "Aku punya niat puasa mutih dari fajar sampai petang untuk memperoleh (katakan hajat) karena allah subhanahu wata’ala."
    • Setelah itu makan sekepal tangan nasi putih saja tanpa lauk, kemudian tenggak satu gelas air mineral dan lalu langsung mengerjakan sholat sunnah 2 rakaat sebelum masuk waktu subuh, boleh sholat istikharah atau tahajud.
    • Setelah adzan, kerjakanlah sholat subuh dua rakaat.
    • Wudhu secara terus-menerus dan jangan sampai batal. Apabila merasa batal, maka cepat-cepatlah ambil air wudhu kembali apabila tidak ada maka boleh tayamum.
    • Tunggu sampai adzan magrih pada petang hari berkumandang. Jangan lupa membaca doa niat puasa mutih ngepel dengan bahasa Indonesia.

    Pantangan dan Larangan Puasa Mutih Ngepel

    Pantangannya dari puasa mutih ngepel adalah jangan sampai terlalu lama dalam keadaan batal wudhu karena itu juga bisa membatalkan puasa. Selain itu, dalam puasa mutih ngepel juga tidak diperkenankan untuk makan nasi putih lebih dari satu kepal tangan.

    Dan juga tidak boleh makan selain nasi, termasuk gula, garam, atau makanan yang berwarna putih lainnya karena hal tersebut dapat membatalkan puasa sehingga kemungkinan besar ilmu atau ajian yang tengah didalami tidak akan dikuasai.
    Show comments
    Hide comments