Pengertian Puasa Mutih, Tata Cara dan Khasiatnya

Konten []
    Abiabiz.com - Pengertian pausa mutih, tata cara dan khasiatnya. Islam mengenal puasa sunnah dan puasa wajib sebagai amalan ibadah untuk mendapatkan ridha dan pahala dari Allah SWT sebagaimana puasa-puasa yang dicontohkan oleh Nabi dan Rasul.

    puasa mutih

    Namun Islam tidak mengenal puasa dalam tirakat kejawen yang pada dasarnya merupakan cara orang-orang jaman dulu untuk mendapatkan atau menguasai ilmu kebatinan supranatural. Dan juga, memang pada niat puasa kejawen tidak menyebutkan soal untuk beribadah kepada-Nya.

    Salah satu yang paling terkenal adalah puasa mutih di mana puasa ini memiliki beberapa turunan versi salah satunya yang sudah dibahas kemarin adalah puasa mutih ngepel yang sedikit lebih sulit dibanding puasa mutih yang dibahas pada artikel ini.

    Pengertian dan Tata Cara Puasa Mutih

    Puasa mutih adalah salah satu macam tirakat Jawa yang dilakukan dengan cara berpuasa pada siang hari dan berbuka pada malam hari hingga imsak masuk waktu sholat subuh. Hampir sama seperti puasa ramadhan yang kita kenal.

    Bedanya adalah pada saat diperbolehkan mengonsumsi makanan, makanan yang boleh dimasukkan ke dalam mulut hanyalah makanan yang berwarna putih, sesuai nama puasa ini yakni puasa mutih yang artinya putih bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

    Makanan yang boleh dimakan saat menjalani tirakat mutih pada hari weton atau hari lainnya adalah nasi putih dan garam, sedangkan untuk minumannya hanyalah air putih saja. Bahkan nasi ketan, nasi liwet atau nasi merah pun tidak boleh.

    Manfaat dan Khasiat Puasa Mutih

    Banyak sekali manfaat dari puasa mutih ini. Salah satu khasiat puasa mutih adalah untuk meningkatkan pengasihan yakni dengan membuang energi negatif yang tersimpan di dalam tubuh dan menggantinya dengan energi positif.

    Selain itu bisa juga untuk memohon petunjuk jodoh, membuat lawan jenis lebih terpikat kepada kita bukan karena ilmu hitam yang tidak benar, melainkan karena kharisma, kewibawaan dan pesona dari tampak luar diri kita yang meningkat.

    Puasa mutih juga dipercaya sebagai pengabul hajat atau permohonan yang ingin diwujudkan, bisa soal hajat pekerjaan, pendidikan, ingin juara kelas atau rangking satu, dan berbagai macam keperluan lainnya.

    Larangan dan Pantangan Puasa Mutih

    Satu larangan dari puasa mutih yang dikerjakan selama 3 hari, hari ataupun 40 hari ini adalah tidak boleh makan makanan yang berwarna selain putih. Selain itu, tidak ada larangan lain yang menunjukkan ciri khas dari puasa mutih.

    Itulah sedikit keterangan atau penjelasan mengerjakan puasa mutih bagaimana caranya, bagaimana bacaan niatnya, dzikir dan wirid yang diucapkan serta apa-apa saja manfaat atau khasiat yang bisa diperoleh dan larangan serta pantangan dari puasa mutih.
    Show comments
    Hide comments