Pengertian Tata Cara Puasa Ngrowot dan Khasiatnya

Konten []
    Abiabiz.com - Pengertian tata cara puasa ngrowot dan khasiatnya. Dalam ilmu tirakat kejawen ada salah satu jenis puasa yang masih dilestarikan hingga kini oleh beberapa orang. Tujuannya memang bukan untuk mendapat pahala dari Allah SWT, melainkan untuk belajar menahan nafsu.

    puasa ngrowot

    Puasa yang dimaksud adalah puasa ngrowot yang cukup mudah dilakukan khususnya untuk anak kecil yang baru mau ingin belajar berpuasa sebelum masuk ke tirakat yang lebih sulit yakni seperti puasa ngelowong, puasa tapa jejeg, puasa kungkum dan sebagainya.

    Apa sih puasa ngrowot itu, untuk apa manfaat atau khasiatnya, bagaimana cara kita melaksanakannya bagi yang belum mengerti, lalu adakah sejenis pantangan atau larangan yang harus dihindari ketika sedang melakukannya? Silahkan baca penjelasan di bawah ini.

    Pengertian dan Tata Cara Puasa Ngrowot

    Puasa ngerowot adalah jenis puasa yang kerap dilakukan santri di pondok pesantren dengan cara makan selain nasi atau makanan yang berbahan dasar beras. Bisa menggunakan daging, sayur mayur, buah-buahan seperti jagung dan ketela.

    Cara mengerjakannya cukup dengan tidak memakan nasi atau makanan yang mengandung beras seperti lontong atau ketupat. Untuk waktunya ditentukan oleh masing-masing pengamal yang penting berdiskusi dengan Guru atau kyai sebagai orang yang lebih ahli.

    Orang jaman dahulu melakukan puasa ini karena kepepet akibat gagal panen beras berkepanjangan sehingga menyebabkan mereka mencari sumber karbohidrat lain. Maka muncullah jagung dan ketela sebagai pengganti nasi karena kandungan karbohidratnya hampir mendekati nasi.

    Selain itu biasanya orang jaman dulu melakukan tirakat ngrowot ini karena alasan ekonomi di mana harga beras jauh lebih tinggi dibanding ketela dan jagung. Namun untuk alasan yang satu ini sudah tidak relavan karena soalnya sekarang harga beras jauh lebih murah.

    Manfaat dan Khasiat Puasa Ngrowot

    Sekarang, saat ini orang-orang mengerjakan pausa ngrowot untuk belajar menahan hawa nafsu seperti laki-laki menahan diri dari godaan perempuan begitu pula sebaliknya. Ada juga yang belajar untuk tidak rakus karena meskipun melihat nasi dalam jumlah yang banyak namun tetap berusaha menahan diri untuk tidak memakannya.

    Tujuan akhir dari melakukan tirakat atau tapa ngerowot ini adalah untuk menjadi manusia yang lebih sabar, mampu menahan hawa nafsu, emosi, pikiran lebih terbuka, belajar menjadi tidak rakus serta membuat tubuh lebih sehat karena memperbanyak makanan berserat.

    Larangan atau Pantangan Puasa Ngrowot

    Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa dalam menjalani tirakat puasa ngrowot ini hanya ada satu pantangan yang harus dihindari. Yakni adalah memakan makanan yang berasal dari beras terutama nasi putih maupun nasi ketan merah.

    Selain itu kita boleh makan apa saja termasuk jananan seperti gulai kambing, permen, es krim, sayur sayuran, buah buahan, daging ayam atau sapi, ikan, serta makanan-makanan lainnya yang penting tidak terbuat dari beras.
    Show comments
    Hide comments