Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Hadist Tentang Jodoh Tidak Akan ke Mana

Daftar Isi [Tampil]

Abiabiz.com - Hadist tentang jodoh tidak akan ke mana. Kita ketahui bersama bahwa Allah SWT telah menetapkan kita jodoh masing-masing. Dalam Alquran juga dijelaskan bahwa laki-laki dan perempuan dipasangkan satu sama lain.

hadist tentang jodoh tidak akan ke mana

Namun meski demikian itu tak boleh menjadi alasan kita hanya berserah menunggu jodoh datang dari Allah SWT, sebab kita belum tahu bagaimana jodoh tersebut datang ke kehidupan kita. Kita harus senantiasa memanjatkan doa mendapat jodoh yang baik.

Jangan pernah menyerah dan terus berusaha mencari jodoh terbaik untuk Anda. Jodoh tersebut mungkin ada di sekitar Anda dan tidak Anda sadari. Jodoh juga bisa orang yang belum Anda kenal saat ini namun setelah bertemu langsung menjalin hubungan.

Banyak sekali petunjuk dan pengingat bahwa jodoh tidak akan ke mana, jodoh pasti bertemu, sebab jodoh di tangan Allah SWT. Salah satu pemabahasannya ada pada hadist dan dalil shahih yang akan kami bagikan di bawah ini.

Kumpulan Hadist Tentang Jodoh Tidak Akan ke Mana

Ingat bahwa jodoh tidak akan ke mana. Berikut adalah beberapa daftar hadist yang menjelaskan mengenai jodoh tidak akan ke mana dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia lengkap.

1. Jodoh Pasti Bertemu

الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ

Artinya:
“Ruh-ruh itu diibaratkan seperti tentara yang saling berpasangan, yang saling mengenal sebelumnya akan menyatu dan yang saling mengingkari akan berselisih,” [HR. Bukhari dan Muslim]

اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ.

Artinya:
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik”. [QS. An Nur:26].

2. Jodoh di Tangan Allah

ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ

Artinya:
Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. [HR. Bukhari dan Muslim]

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

Artinya:
“Allah mencatat takdir setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim)

3. Anjuran Memilih Jodoh

تنكح المرأة لأربع: لمالها ولحسبها وجمالها ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك

Artinya:
“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” [HR. Bukhari-Muslim]

تزوجوا الودود الولود فاني مكاثر بكم الأمم

Artinya:
“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur! Karena aku berbangga dengan banyaknya ummatku.” [HR. An Nasa’I dan  Abu Dawud]

عن أبي هريرة قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : إذا أتاكم من ترضون خلقه و دينه فانكحوه إلا تفعلوا تكن فتنة في الأرض وفساد عريض . رواه الحاكم وقال هذا حديث صحيح الإسناد و لم يخرجاه

Artinya: 
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: “Apabila datang kepada kalian siapa yang kalian ridhai akhlak dan agama nya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak kalian lakukan, niscaya akan menjadi fitnah dan muka bumi dan kerusakan yang luas.” [HR. Al-Hakim – sanadnya shahih].

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَاالْمَرْأَةُ الصَّالِحَة

Artinya:
“Dunia adalah hiasan, dan sebaik-baik hiasan dunia adalah wanita Sholehah”[H.R Muslim]

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ طَاهِرًا مُطَهَّرًا فَلْيَتَزَوَّجْ الْحَرَائِرَ

Artinya:
“Barang yang mau menghendaki Alloh dalam keadaan suci dan disucikan, maka hendaklah dia mengawini wanita merdeka. [HR. Imam ibn Majah]

من أحب فطرتي فليستن بسنتي ومن سنتي النكاح . رواه أبو يعلى قال حسين سليم أسد : رجاله ثقات

Artinya:
Dari Ubaid bin Sa’ad, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang menyukai fitrahku hedaknya ia bersunnah dengan sunnahku, dan termasuk sunnahku adalah menikah.”

أَنْ يَبِيعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَلَا يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ حَتَّى يَتْرُكَ الْخَاطِبُ قَبْلَهُ أَوْ يَأْذَنَ لَهُ الْخَاطِبُ

Artinya:
“Sesama mukmin adalah bersaudara, maka baginya tidak halal menawar barang yang telah ditawar (dibeli) oleh saudaranya dan tidak halal meminang perempuan yang telah dipinang oleh saudaranya, kecuali bila saudaranya telah membatalkan pinangan.” [Al Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]

مَا اسْتَفَادَ الْمُؤْمِنُ بَعْدَ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرًا لَهُ مِنْ زَوْجَةٍ صَالِحَةٍ إِنْ أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِنْ نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِنْ أَقْسَمَ عَلَيْهَا أَبَرَّتْهُ وَإِنْ غَابَ عَنْهَا نَصَحَتْهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِه

Artinya:
”Tidak ada keberuntungan bagi seorang mukmin setelah bertaqwa kepada Alloh kecuali memiliki seorang istri yang Sholih. Yang bila disuruh, menurut dan bila di pandang menyenangkan, dan bila janji menepati, dan bila ditinggal pergi bisa menjaga diri dan harta suaminya.” [HR. Ibnu Majah]

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai hadist tentang jodoh tidak akan ke mana, ayat al-quran tentang cinta kepada seseorang, firman allah tentang takdir jodoh, adakah jodoh boleh diubah dengan doa, jodoh telah ditetapkan oleh allah, ayat alquran tentang pasangan hidup, jodoh adalah rezeki, adakah jodoh telah ditetapkan.

Baca:

Posting Komentar untuk "Hadist Tentang Jodoh Tidak Akan ke Mana"