Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Hadist Tentang Taat kepada Allah Rasul Ulil Amri

Daftar Isi [Tampil]

Abiabiz.com - Hadist tentang taat kepada allah rasul ulil amri. Sebagai umat muslim dan muslimah, ada tiga pihak yang harus kita taati. Pertama Allah SWT, kedua Rasul dan Rasulullah SAW, ketiga ulil amri atau pemimpin yang melayani.

hadist tentang taat kepada allah rasul ulil amri

Taat sendiri memiliki arti secara bahasa adalah patuh. Sedangkan menurut istilah, taat adalah tunduk dan patuh terhadap perintah Allah SWT, Rasul-Nya termasuk Nabi Muhammad SAW, dan ulil amri atau pemimpin.

Kepatuhan terhadap Allah SWT bertujuan untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Sedangkan taat kepada Rasulullah SAW diperuntukkan agar kita semakin dekat dengan beliau. Lalu taat kepada pemimpin yang melayani dilaksanakan agar kehidupan dunia kita menjadi semakin baik.

Pembahasan lainnya mengenai perintah taat kepada Allah. Rasul, dan ulil amri dibahas pada hadist-hadist shahih. Di kesempatan ini, kami pun akan menjelaskan mengenai daftar kumpulan hadist shahih tentang ketaatan.

Kumpulan Hadist Tentang Taat kepada Allah Rasul Ulil Amri

Di bawah ini adalah kumpulan daftar lengkap mengenai hadist shahih tentang taat kepada Allah SWT, ulul amri, dan Rasul-Nya tak terkecuali Rasulullah SAW. Simak dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia lengkap.

1. Ketaatan

لَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيْمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ، إِلاَّ أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ، فَإِنْ أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ، فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ.

Artinya:
“Wajib bagi seorang manusia untuk selalu mendengarkan dan taat kepada pemimpin kaum Muslimin dalam hal-hal yang disukainya atau dibencinya selama tidak diperintahkan berbuat maksiat kepada Allah, maka jika dia diperintahkan untuk berbuat maksiat kepada Allah, jangan dia dengar dan jangan dia taat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Ulil Amri Zalim

لاَطاَعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوْفِ

Artinya:
"Tidak (boleh) taat (terhadap perintah) yang di dalamnya terdapat maksiyat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebajikan."

3. Menaati Pemimpin

عَلَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيْمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ، إِلاَّ أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ، فَإِنْ أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ، فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ

Artinya:
“Wajib atas seorang Muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa) pada apa-apa yang ia cintai atau ia benci kecuali jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan. Jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan, maka tidak boleh mendengar dan tidak boleh taat.”

4. Taqwa kepada Allah SWT

 …أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ آمَرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ… 

Artinya:
“…Aku wasiatkan kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah Yang Mahamulia lagi Mahatinggi, tetaplah mendengar dan mentaati, walaupun yang memerintah kalian adalah seorang budak hitam…“

5. Kewajiban Taat

 مَنْ أَطَاعَنِيْ فَقَدْ أَطَاعَ اللهَ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللهَ، وَمَنْ أَطَاعَ أَمِيْرِي فَقَدْ أَطَاعَنِي، وَمَنْ عَصَى أَمِيْرِي فَقَدْ عَصَانِي

Artinya:
“Barangsiapa yang taat kepadaku berarti ia telah taat kepada Allah dan barangsiapa yang durhaka kepadaku berarti ia telah durhaka kepada Allah, barangsiapa yang taat kepada amirku (yang muslim) maka ia taat kepadaku dan barangsiapa yang maksiat kepada amirku, maka ia maksiat kepadaku.” 

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai hadist tentang taat kepada allah rasul ulil amri, apa yang dimaksud dengan taat, jelaskan makna ulil amri menurut ibnu abbas, ayat - alkitab tentang taat kepada pemerintah, makna ulil amri menurut ibnu abbas, ayat tentang kompetisi dalam kebaikan, cakupan makna ulil amri adalah, secara etimologis kata taat berarti.

Baca: