Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kumpulan Hadits Tentang Jilbab dan Akhlak

Daftar Isi [Tampil]

Abiabiz.com - Hadits tentang jilbab. Jilbab merupakan salah satu pakaian yang digunakan untuk menutupi bagian aurat wanita, terutama rambut dan kulit kepala. Saat ini telah banyak muslimah yang sadar untuk menutup aurat.

hadits tentang jilbab

Sehingga tak heran bila kerudung, jilbab, atau hijab semakin populer di kalangan wanita muslimah. Bahkan ada banyak jenis, merk, warna, dan model kerudung yang sebelumnya tidak ada, menjadi ada untuk menunjang fashion ketika wanita keluar.

Baiknya jilbab itu menutup dada, dipakai dengan benar jangan sampai memperlihatkan sehelai rambutpun. Jilbab juga harus digunankan ketika keluar rumah, wajib hukumnya untuk menutup aurat agar tidak dilihat oleh lawan jenis yang bukan muhrimnya.

Nah kemudian di sini kami ingin membagikan kumpulan daftar hadits dan dalil shahih tentang jilbab, kerurung, atau hijab. Anda bisa menyimak ulasan lengkap hadits Nabi Muhammad SAW ini dalam ulasan berikut.

Daftar Hadits Tentang Jilbab

Berikut di bawah ini ada ulasan lengkap tentang bacaan lafadz hadits dan dalil shahih tentang jilbab, kerudung, atau penutup aurat bagi wanita. Simak dalam bahasa Arab, latin, beserta artinya atau terjemahan Indonesia.

1. Tidak Boleh Keluar Tanpa Jilbab

عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أُمِرْنَا أَنْ نُخْرِجَ الْحُيَّضَ يَوْمَ الْعِيدَيْنِ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ ، فَيَشْهَدْنَ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَدَعْوَتَهُمْ ، وَيَعْتَزِلُ الْحُيَّضُ عَنْ مُصَلاَّهُنَّ . قَالَتِ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِحْدَانَا لَيْسَ لَهَا جِلْبَابٌ . قَالَ « لِتُلْبِسْهَا صَاحِبَتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا »

Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890).

2. Menutup Wajah Kecuali Mata

لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا

“Hendaklah saudaranya mengenakan jilbab untuknya.” Al Wahidi mengatakan bahwa pakar tafsir mengatakan, “Yaitu hendaklah ia menutupi wajah dan kepalanya kecuali satu mata saja.”

3. Perintah Menutup Aurat

قال علي بن أبي طلحة، عن ابن عباس: أمر الله نساء المؤمنين إذا خرجن من بيوتهن في حاجة أن يغطين وجوههن من فوق رؤوسهن بالجلابيب، ويبدين عينًا واحدة

‘Ali bin Abi Tholhah berkata, dari  Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Allah telah memerintahkan kepada wanita beriman jika mereka keluar dari rumah mereka dalam keadaan tertutup wajah dan atas kepala mereka dengan jilbab dan yang nampak hanyalah satu mata.”

4. Jilbab ke Seluruh Tubuh

وقال محمد بن سيرين: سألت عَبيدةَ السّلماني عن قول الله تعالى: { يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ } ، فغطى وجهه ورأسه وأبرز عينه اليسرى

Muhammad bin Sirin berkata, “Aku pernah bertanya pada As Salmani mengenai firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”, lalu beliau berkata, “Hendaklah menutup wajah dan kepalanya, dan hanya menampakkan mata sebelah kiri.”

5. Jilbab Tanda Taat

التَّقْوَى : أَنْ تَعْمَلَ بِطَاعَةِ اللَّهِ عَلَى نُورٍ مِنْ اللَّهِ تَرْجُو رَحْمَةَ اللَّهِ وَأَنْ تَتْرُكَ مَعْصِيَةَ اللَّهِ عَلَى نُورٍ مِنْ اللَّهِ تَخَافَ عَذَابَ اللَّهِ

“Takwa: engkau melakukan ketaatan pada Allah atas cahaya dari Allah dalam rangka mengharap rahmat Allah dan engkau meninggalkan maksiat pada Allah atas cahaya dari Allah dalam rangka takut akan adzab Allah.” (H.R. Tholq bin Habib).

6. Merubah Kemungkaran

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah dia merubah hal itu dengan lisannya. Apabila tidak mampu lagi, hendaknya dia ingkari dengan hatinya dan inilah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim no. 49).

Kesimpulan
Demikian sekilas pembahasan mengenai hadits shahih tentang jilbab, hadits tentang berhijab yang benar, hadits tentang menutup aurat, ayat al qur'an tentang perintah berhijab, hadis sahih tentang menutup aurat, hadits tentang hijab dan ayah, kewajiban menutup aurat bagi wanita muslimah.

Baca:

Posting Komentar untuk "Kumpulan Hadits Tentang Jilbab dan Akhlak"