Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Daftar Hadits Tentang Berbakti kepada Orangtua

Daftar Isi [Tampil]

Abiabiz.com - Hadits tentang berbakti kepada orangtua. Seorang anak tentu harus berbakti kepada orangtua. Misalnya dengan menghormatinya ketika berjumpa, merawatnya ketika sakit, tidak menyakiti hatinya, dan membahagiakannya.

hadits tentang berbakti kepada orangtua

Anak yang tidak berbakti kepada orangtua adalah anak yang durhaka, dan anak seperti ini akan mendapat azab yang begitu mengerikan dari Allah SWT. Sebab Allah SWT sudah menegaskan ridho Allah SWT tergantung ridho orangtua.

Hadits dan dalil shahih pun banyak yang menjelaskan bahwa kita harus berbakti kepada orangtua. Ada banyak hadits yang menjelaskan surga di telapak kaki ibu, nama ibu disebut tiga kali, wajib berlaku baik meski orangtua sudah meninggal, tidak taat adalah dosa besar, dan lainnya.

Untuk itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan beberapa daftar hadits shahih tentang berbakti kepada orangtua. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya pada pembahasan yang akan kami tulis di bawah berikut ini.

Kumpulan Hadits Mengenai Berbakti kepada Orangtua

Berikut adalah beberapa daftar hadits shahih tentang berbakti kepada orangtua. Ditulis dalam bahasa Arab, latin, dan juga artinya secara lengkap. Anda bisa langsung menyimaknya pada pembahasan di bawah berikut ini.

1. Surga di Telapak Kaki Ibu

"Bahwasannya ia (Mu'awiyah bin Jahimah) datang kepada Nabi saw., lalu ia berkata, "Wahai Rasulullah, aku ingin berperang, dan aku datang untuk meminta petunjukmu." Nabi saw. bersabda, "Apakah engkau memiliki ibu?", "Iya" "Menetaplah dengannya, karena sungguh surga di bawah kedua kakinya." (HR. Ibnu Majah, An-Nasa'i, Ahmad, Ath-Thabarani).

2. Nama Ibu Disebut Tiga Kali

"Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.'" (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Wajib Berlaku Baik Meski Orangtua Telah Meninggal

"Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata, "Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Iya (masih tetap ada bentuk berbakti pada keduanya, pen.). (Bentuknya adalah) mendo'akan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya." (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

4. Tidak Taat kepada Orangtua Adalah Dosa Terbesar

"Dosa-dosa besar yang paling besar adalah: syirik kepada Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, dan perkataan dusta atau sumpah palsu." (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Tetap Baik Meski Beda Keyakinan

Dari Asma' binti Abi Bakar RA, ia berkata, "Ibuku mengunjungiku, ia ingin menyambung silatirahim dengan ku di zaman Nabi saw., lalu aku bertanya kepada Nabi saw. "Apakah aku (tetap) menyambung tali silaturahim dengannya?" "Iya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Kesimpulan
Singkat saja, itulah hadits nabi tentang berbakti kepada orangtua, berbakti kepada orang tua disebut juga, keutamaan berbakti kepada orang tua, hadits berbakti kepada orang tua, contoh berbakti kepada orang tua, berbakti kepada orang tua brainly, ayat berbakti kepada orang tua, manfaat berbakti kepada orang tua, dalil berbakti kepada orang tua.

Baca: