Niat dan Tata Cara Puasa Nazar Untuk Memenuhi Janji

Konten []
    Abiabiz.com - Niat dan tata cara puasa nazar untuk memenuhi janji. Setiap orang pasti memiliki keinginan yang ingin dicapai, termasuk hajat, permohonan, permintaan, harapan yang ingin diwujudkan oleh Allah SWT.

    puasa nazar

    Salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT supaya apa yang kita inginkan dapa terwujud, adalah dengan bernadzar yang baik-baik, bukan nazar yang menjurus ke hal maksiat. Nazar adalah hal yang akan kita lakukan apabila keinginan dikabulkan.

    Di dalam lingkungan sekolah, beberapa contoh nazar yang kerap diucapkan siswa atau murid baik SD, SMP, SMA atau mahasiswa adalah nazar untuk mendapat nilai raport baik, meraih ranking tinggi, lulus ujian, dan lain-lain.

    Sedangkan untuk pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat, beberapa contoh nazar antara lain adalah nazar jika mendapat pekerjaan, jika berhasil lolos CPNS, nazar ketika mendapat SIM, memiliki rumah baru, menikah dengan pujaan hati, melahirkan anak dengan sehat dan macam-macam.

    Sangat banyak contoh nazar dalam kehidupan sehari-hari, dan sangat banyak pula hal yang bisa dilakukan sebagai ibadah ketika nazar benar-benar terwujud, seperti bersedekah, berangkat umrah, membaca Al-Quran sampai tamat, dan berpuasa.

    Apa itu Puasa Nazar?

    Yang akan kita bahas di sini adalah nazar untuk puasa. Banyak sekali umat muslim yang bernazar akan berpuasa selama beberapa hari jika harapannya dikabulkan oleh Allah Ta'aala. Baik nazar untuk mendapat sesuatu, berkawin, hamil, diterima kerja, dan sebagainya.

    Contoh nazar dengan berpuasa misalnya, "Saya bernazar akan puasa selama 3 hari jika lulus ujian" atau "Saya nazar berpuasa selama 7 hari jika bulan depan menikah" dan masih banyak lagi. Ketika hal tersebut benar-benar terjadi, maka puasa nazar hukumnya menjadi wajib.

    Apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan banyak keutamaan sedangkan apabila ditinggalkan maka akan mendapat dosa, sama halnya seperti puasa ramadhan pada bulan suci. Puasa ini juga seperti puasa kafarat yang hukumnya wajib.

    Manfaat yang diperoleh seseorang bila mengerjakan puasa fardhu ini antara lain dapat melatih seseorang memenuhi janji atau ikrar yang dia ucapkan, menjadi orang yang bertanggung jawab dan tidak plin plan.

    Selain itu, puasa nazar juga memiliki manfaat lain diantaranya adalah amal ibadah yang akan diperoleh sangat tinggi, bahkan Allah SWT akan membuatkannya sebuah rumah yang terletak di surga-Nya kelak.

    Bacaan Doa Niat Puasa Nazar

    niat puasa nazar

    Puasa nazar dilaksanakan sebanyak sejumlah hari yang diucapkan saat bernazar, Misal mengatakan nazar puasa tiga hari ya kerjakan tiga hari, jika sebulan ya sebulan, tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.

    Dan pada setiap hari berpuasa, diawali dengan membaca niat terlebih dahulu. Sama seperti puasa-puasa lainnya, melafalkan puasa nazar dilakukan mulai sejak sholat isya hingga sebelum masuk waktu imsak.

    Jika bertanya kapan waktu terbaik mengucapkan niat puasa, maka sebenarnya semua waktu adalah yang terbaik, namun banyak umat muslim di dunia membacanya pada saat menjelang masuk waktu imsak, terutama di 5 menit terakhir waktu sahur.

    Namun jika takut tidak bangun pada saat sahur, maka tidak apa-apa jika ingin membacanya sebelum tidur. Itu lebih baik dibanding tidak mengucapkan niat sama sekali yang menyebabkan puasa nazar tidak bernilai apa-apa.

    Berikut adalah lafadz, teks, tulisan bacaan doa niat puasa nazar bahasa Arab, latin dan artinya atau terjemahan Indonesia sesuai sunnah yang shahih.

    نَوَيْتُ صَوْمَ النَّذَرِ لِلَّهِ تَعَالىَ

    Nawaitu shauman nadzari lillaahi ta’aalaa.

    Artinya :
    "Aku niat puasa nazar alasannya yaitu Tuhan Ta’ala."

    Tata Cara Mengerjakan Puasa Nazar

    Cara mengerjakan puasa nazar sejatinya sama seperti melaksanakan puasa pada umumnya, yakni menahan lapar dan dahaga dimulai sejak terbit fajar hingga sampai terbenam matahari. Dan saat adzan maghrib berkumandang, maka sebaiknya menyegerakan berbuka.

    Ketika berpuasa, pada siang hari terutama, selain makan atau minum, seorang muslim/muslimah juga dilarang untuk melakukan beberapa hal yang membatalkan puasa. Hal-hal inilah yang menjadi ujian terberat seseorang yang berpuasa.

    Beberapa hal yang dapat menyebabkan batalnya pahala puasa nazar antara lain adalah membicarakan orang lain di belakang, menggunjing, tidak menjaga mata, telinga dan pikiran sehingga membayangkan hal-hal negatif, maksiat, tercela atau zina.

    Emosi yang meluap akibat tidak dapat menjaga kesabaran juga bisa membatalkan puasa. Selain itu, membuat orang menangis juga dapat menyebabkan ibadah puasa nazar tidak bernilai pahala. Masih banyak hal-hal yang bisa membatalkan puasa.

    Diantaranya adalah muntah dengan sengaja, keluar air mani disengaja, haid, nifas, memasukkan sesuatu ke dua lubang hidung, keluar dari agama Islam atau murtad dan kehiangan akal sehat atau gila dan tidak sadarkan diri.

    Kesimpulan

    Itulah penjelasan dan pengertian tentang puasa nazar, termasuk niat dan tata cara puasa yang baik dan benar. Waktu niat puasa nazar dan artinya dalam Islam, tempoh, hukum membatalkan, bolehkan puasa nazar diselang seling apakah harus berturut-turut dan puasa nazar hari apa saja.

    Baca :
    Show comments
    Hide comments