Doa dan Tata Cara Mengubur Ari-ari Bayi dalam Islam

Doa dan Tata Cara Mengubur Ari-ari Bayi dalam Islam
Daftar Isi Artikel
Abiabiz.com - Doa mengubur ari-ari bayi. Saat ada bayi yang lahir di sekeliling kita, atau bahkan bayi kita sendiri yang lahir, kita sangat dianjurkan untuk membacakan doa adzan di telinga kanannya serta mengamalkan doa untuk bayi lahir agar sang jabang bayi menjadi semakin hidup berkah di dunia ini.

doa mengubur ari ari bayi

Selain membaca doa-doa penting tersebut, hal lain yang tak boleh dilupakan adalah menguburkan ari-ari bayi sesuai aturan dan tradisi di daerah masing-masing. Selain menguburkan, tentunya ada sebuah bacaan doa yang sangat baik untuk diamalkan, yaitu doa mengubur ari-ari bayi.

Jika tidak segera dipotong, ari-ari bayi lama-kelamaan akan mengeras dan membuatnya semakin sulit untuk dipotong. Ketika ari-ari mengeras, maka bayi pun juga akan merasakan kesakitan yang lebih parah saat ari-arinya dipotong.

Nah pada kesempatan ini kami ingin membagikan bacaan lafadz doa untuk mengubur ari-ari bayi yang benar sesuai sunnah berdasarkan hadist shahih dalam bahasa Arab, tulisan latin, dan terjemahan Indonesia lengkap beserta keutamaan dan tradisi mengubur ari-ari.

Lafadz Doa Mengubur Ari-ari Bayi

Pada dasarnya mengubur ari-ari bayi tidak memiliki doa khusus karena pelaksanaan di setiap daerah berbeda-beda. Namun tentunya dalam menjalankan sebuah aktivitas, kita dianjurkan mengawalinya dengan doa yang tentunya semua orang sudah tahu.

Doa tersebut adalah doa basmalah atau bismisllah, nah berikut adalah doa bacaan lafadz basmallah ketika hendak mengubur ari-ari bayi sesuai sunnah yang benar dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan Indonesia lengkap.

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirrahmanirrahim

Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pemurah lagi maha penyayang."

Tata Cara Mengubur Ari-ari Bayi

Mengubur ari-ari bayi mungkin memiliki tata cara yang berbeda di setiap daerah, namun secara umum langkah-langkahnya sama seperti sebagai berikut.
  • Setelah bayi lahir, ari-ari dibersihkan oleh orang yang bisa melakukannya, dianjurkan petugas atau bidan.
  • Beralaskan daun senthe, ari-ari kemudian dimasukkan ke dalam periuk tanah dan ditutup menggunakan cobek atau tempurung kelapa.
  • Ari-ari dan uberampenya dibungkus dengan kain mori yang biasa digunakan untuk membungkus mayat.
  • Lubang untuk mengubur ari-ari digali oleh ayah dengan kedalaman kira-kira satu lengan. Letaknya di kiri rumah jika bayi perempuan dan di kanan rumah jika bayi laki-laki.
  • Jika tidak ada ayah, orang lain yang berhak mewakilinya adalah kakek atau saudara laki-laki terdekat dengan bayi.
  • Sebelum menguburkan ari-ari, dianjurkan untuk mandi junub atau mandi wajib terlebih dahulu agar badan suci.
  • Ari-ari kemudian dibungkus dengan cara digendong menyamping di pinggang, lalu ditimbun menggunakan tanah.
  • Di atas kuburan ari-ari, jangan lupa dipasangi pagar bambu dan ditumpuk menggunakan keranjang atau genting.
  • Setelah 35 hari kemudian, ari-ari diberi penerangan agar aari-ari dan si jabang bayi selalu diberi penerang dalam perjalanan kehidupannya.

Kesimpulan
Demikian penjelasan tentang doa mengubur ari ari bayi, cara mengubur ari-ari nahdlatul ulama, menanam ari-ari menurut islam, gambar ari-ari bayi baru lahir, isi kendi ari-ari bayi laki-laki, ari ari kucing, ariari bayi dalam bahasa inggris, ari-ari bayi menurut tionghoa, plasenta, bentuk ari-ari bayi, sitotrofoblas dan sinsitiotrofoblas adalah.

Baca:

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>